TIPOGRAFY
Tipografy adalah seni dan teknik menata huruf dengan mengatur penyebaran dan karakter dalam komunikasi visual dengan ruang yang tersedia. Tipografy merupakan proses memilih, mengatur, dan menempatkan huruf dan karakter dalam sebuah desain untuk meningkatkan keterbacaan dan estetika ( keindahan).
Unsur-unsur Tipografy
1. jenis huruf (font) adalah pilihan jenis huruf yang tepat dan dapat mempengaruhi kesan dan nuansa sebuah desain.
2. Ukuran huruf adalah ukuran huruf yang mempengaruhi keterbacaan dan hierarki ( susunan atau struktur visual elemen-elemen teks) informasi dalam sebuah desain.
3. jarakn antar huruf (kerning) adalah jarak antar huruf yang tepat dapat mempengaruhi keterbacaandan estetika sebuah desain.
4. Warna adalah warna yang dapat mempengaruhi kesan dan nuansa sebuah desain.
Fungsi Tipografy
a. Meningkatkan keterbacaan dan pemahaman informasi
b. Meningkatkan nilai estetika dan kesan visual sebuah desain
c. Membantu mengatur hierarki informasi dalam sebuah desain
Catatan:
Hierarki dalam konteks desain dan tipografy merujuk pada struktur organisasi visual yang menunjukan tingkat kepentingan relatif antara elemen-elemen dalam sebuah desain. Hierarki membantu memadu perhatian pengguna dan memprioritaskan informasi yang paling penting.
Dalam tipografy hierarki dapat dicapai melalui :
a. Ukuran huruf adalah ukuran huruf yang lebih besar dapat menunjukan informasi yang lebih penting.
b. Warna. Warna yang kontras dapat menarik perhatian dan menunjukan hierarki.
c. Gaya huruf. Gaya huruf ysng berbeda ( tebal, miring, atau garis bawah) dapat menunjukan hierarki.
d. Posisi. Posisi elemen dalam desain dapat mempengaruhi hierarki dengan elemen yang lebih penting, biasanya ditempatkan dibagian atas atau tengah. Dengan menggunakan hierarki yang efektif seorang desainer dapat membuat desain yang lebih mudahdipahami dan lebih efektif dalam menyampaikan pesan..
Beberapa jenis tipografy yang menarik dan populer:
1. Sans-Sarif adalah huruf tanpa garis kecil diujung stobe , sifatnya modern, dinamis, dan mudah dipahami dan dibaca. Contoh : Arial _ Hervatical.
2. Script adalah proses menyusun huruf yang menyerupai / meniru tulisan tangan, sifatnya elegan, feminim, dan menambah sentuhan personal. Contoh Lobster, Pasifico.
3. Serif adalah jenis huruf dengan garis kecil diujung struko. Sifatnya klasik, profesional, dan cocok untuk teks yang panjang. Contoh: Time news, Roman, Georgia.
4. Display adalah huruf yang dirancang untuk ukuran besar. Sifatnya berani menarik perhatian danSesuaikan jarak antar huruf untuk meningkatkan keterbacaan cocok untuk judul. contoh: Impact, Museo.
5. Hand Written adalah huruf yang menirukan tulisan tangan yang lebih santai dan informal, mengapa tipografy ini menarik, karena mereka dapat menambah kesan dan nuansa yang berbeda pada desain, serta mempengaruhi keterbacaan dan estetica secara keseluruhan sehingga membuat desain yang lebih efektif dan menarik. Contoh : Comik Sans.
Langkah-langkah menyusun tipografy
1. Tentukan tujuan dan tema: Mengidentifikasi tujuan dan tema desain untuk memilih jenis tipografy yang tepat.
2. Pilih Jenis Huruf. Pilihlah jenis huruf yang yang sesuai dengan tema dan tujuan desain.
3. Pilih ukuran huruf. Tentukan ukuran huruf yang tepat untuk hierarki informasi dan keterbacaan.
4. Atur jarak antar huruf. Sesuaikan jarak antar huruf untuk meningkatkan keterbacaan dan estetika.
5. Pilihan warna. Pilih warna yang sesuai dengan tema dan tujuan desain.
6. Eksperimen dan evaluasi. Berani mencoba berbagai kombinasi tipografy dan evaluasi hasil.
7. Pinalisasi. Pilihlah jenis tipografy yang efektif dan sesuai dengan tujuan desain.
Contoh- contoh Tipografy karya siswa siswi kelas 7 MTsN 38 Jakarta


















Comments
Post a Comment